Racun Lara Croft di Ta Prohm

Ketenaran sebuah film menjadi promosi gratis bagi sebuah tempat wisata. Si cantik Angelina Jolie telah membuka mata dunia dan menyihir jutaan wisatawan asing untuk datang keangkor wat melalui perannya sebagai Lara Croft difilm Tomb Raider. Dan dicandi Ta Prohmlah lokasi syuting tomb raider ini berlangsung.

Candi Ta Prohm merupakan sebuah biara dan universitas Budha Mahayana yang didirikan oleh raja Jayawarman VII diabad ke-12. Menurut sejarah candi ini bisa menampung 18 Biksu Agung dan 650 penari dengan 12.500 jiwa penduduk yang berada disekitar candi. Kejatuhan kerajaan Khmer diabad ke-17 membuat candi ini ditinggalkan dan dilupakan. Puluhan pohon bringin, kapuk randu dan fig menyelimuti candi ini selama berabad-abad.

Akar-akar pohon raksasa tersebut mengitari dinding-dinding candi yang sebagain hampir runtuh ditelan waktu dan gempa bumi. Bahkan membuat candi tersebut semakin tampak misterius hingga dijadikan lokasi syuting film tersebut.

Kini candi ta prohm menjadi candi yang paling ramai no.2 dikunjungi oleh wisawatan asing diangkor wat. Dengan naik tuk-tuk kami langsung memasuki pintu gerbang candi, ratusan wisatawan asing berbaris rapi disepanjang arah masuk lokasi syuting tomb raider. Ada beberapa scene yang bisa dijadikan lokasi foto selfie disini. Tapi yang menjadi primadona yaitu bagian sisi dalam candi, disini masih ada antrian panjang para turis untuk foto dilokasi angelina jolie sedang berperang. Lilitan akar pohon yang mengitari dinding candi menjadi background foto tersendiri.

Ada petugas yang menjaga lokasi ini agar wisatawan bisa bergantian foto dan hanya diberi waktu maksimal 5 menit saja. Beberapa diantaranya ada yang tidak sabar ingin segera mengabadikan diri.

Bagian belakang candi ini sedang direnovasi karena beberapa diantaranya runtuh. Disini kita melihat relief-relief yang terpahat didinding candi dan yang membuat heboh yaitu relief stegosaurus. Binatang purba dinosaurus yang terpahat disalahsatu dinding candi tersebut. Tetapi beberapa ilmuwan menyangsikan hewan purba tersebut, bisa saja seekor banteng atau badak bercula yang banyak terdapat diabad ke-12 dan kini sudah punah dikawasan kamboja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s