Melihat Lumba-Lumba diselat Bosphorus

Salahsatu paket wisata yang ditawarkan ketika kita berkunjung kekota Istanbul yaitu naik kapal feri menyusuri selat bosphorus yang membagi antara dua benua yaitu Eropa dan Asia.

Ada banyak tipe kapal feri yang bisa kita tumpangi, biasanya kalau kita mengambil paket wisata, kapal feri tersebut akan dibooking oleh group oleh agen perjalanan wisata setempat. Lama mengarungi selat bosphorus yaitu selama 1 jam. Tepat disebrang spice market di Istanbul, ada dermaga yang akan megantarkan kita naik kapal feri.

Puluhan kapal feri yang bersandar siap mengantarkan wisatawan lokal dan mancanegara mengarungi selat bosphorus yang bersejarah. Ketika kapal berlabuh dan semakin jauh dari tepian dermaga kita bisa menyaksikan minaret yang megah dari masjid biru, Mengapa dinamakan masjid biru karena pantulan awan yang berwarna biru dari batuan pualam yang menghiasi kubah masjid yang megah tersebut.

Sisi kanan kita bisa melihat kota Istanbul yang mewah disisi benua Eropa dan perumahan padat penduduk disisi benua asia, sebuah perpaduan yang memukai. Sepanjang selat ini kita bisa menyaksikan Istana Dolmabahce, istana kepresidenan Turki masa silam dan kini dijadikan museum yang konon menyimpan beragam benda-benda berharga seperti emas, permata dan kristal yang sangat langka.

Kemudian kita bisa melihat sebuah jembatan raksasa membentang tepat diatas kepala ketika feri menyusuri bawah jembatan tersebut. Jembatan tersebut dibuat seperti dikota san fransisco – the golden bridge. Kawanan burung camar sedang asik mencari ikan ditengah selat yang sangat membentang luas. Bahkan kawanan burung camar sedang asik berjejer dipinggir selat, begitu indah.

Tidak lama kemudian, kapal feri memutar arah dan kembali kedermaga semula. Samar-samar tampak kawanan lumba-lumba menyambangi kapal feri yang kami tumpangi. Ya benar, lumba-lumba yang sangat cantik. Mereka begitu senang ketika kapal feri sedang menyusuri selat tersebut. Selat bosphorus memang kawasan yang sering dilintasi oleh lumba-lumba.

Diselat ini kita bisa melihat sebuah rumah mercusuar yang dibangun sejak kekaisaran Ottoman berdiri sebagai penanda masuk kekawasan kerajaan Ottoman dimasa lalu. Kawasan selat bosphorus kini dilayari oleh kapal raksasa yang hilir mudik dari asia ke eropa dan sebaliknya.

Sisi kiri selat banyak orang lokal yang sedang berjemur dan bahkan asik memancing ikan dimusim semi. Bahkan beberapa diantara mereka berenang disisi tepian selat. Air selat yang sejuk dan bersih membuat para penduduk kota Istanbul tidak lupa menyempatkan diri untuk berenang dan menghibur diri dari rutinitas kota.

Menyusuri selat bosphorus memang sangat mengasyikan dan membuat kita lupa waktu. Tanpa terasa kami sudah tiba ditepian dermaga dan kembali kespice market untuk membeli oleh-oleh khas Turki.

turki day 8 049 turki day 8 050 turki day 8 054 turki day 8 059 turki day 8 062 turki day 8 064 turki day 8 071 turki day 8 087 turki day 8 091 turki day 8 112 turki day 8 115 turki day 8 121 turki day 8 134 turki day 8 139

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s