Underground City Cappadocia, Turkey

Menyusuri bentang alam turki memang tiada habisnya, mulai dari pegunungan dan lembah-lembah hijau hingga perbukitan yang tandus dan panas serta puncak-puncak gunung yang masih tertutupi oleh salju abadi diakhir musim semi yang kering.
Untuk berkunjung kekota Cappadocia dibutuhkan perjalanan darat yang cukup jauh dan melelahkan dari kota Istanbul, Turki. Transportasi yang bisa digunakan mulai dari pesawat terbang, kereta api hingga bus serta rental mobil. Jalanan yang mulus diseluruh kota Turki patut diacungkan jempol.

Tour kali ini kami dibawa untuk berkunjung kekota bawah tanah, menurut sejarah kawasan cappadocia merupakan kawasan gunung berapi dulunya dan akibat letusan dahsyat kawasan ini banyak dipenuhi oleh batuan basalt yang rapuh. Gua-gua yang ada saat ini menurut sejarah sudah digunakan sejak abad 7 – 8 sebelum masehi.

Ketika dimasa pemerintahan byzantium, para penduduk mulai menggali gua-gua bawah tanah sebagai tempat perlindungan bagi umat kristani untuk menghindari serbuan tentara romawi. Para pendeta dan penduduk kristen dicappadocia banyak yang melarikan diri karena disuatu masa penduduk kristen mengalami penindasan dijaman kaisar romawi. Sehingga mereka banyak menggali rumah dibawah tanah sebagai tempat perlindungan.

Memasuki ruang bawah tanah, kita harus melalui sebuah pintu kecil yang terbuat dari batuan basalt. Didalamnya kita akan menemukan tangga yanng akan membawa kita kedalam ruang tidur, ruang makan, dapur dan bahkan gudang penyimpanan makanan dimusim dingin. Tinggi bangunan rata-rata sekitar 1,7 – 2 meter dan bisa ditempati untuk 10 – 20 orang.
Anehnya ketika diluar hawa panas sangat menyengat, udara didalam gua sangatlah nyaman. Udara dingin segera menerpa masuk kedalam ruangan, tetapi ketika dimusim dingin tiba ruangan tersebut berubah menjadi hangat. Ternyata batuan basalt bisa menyerap panas dan menyimpan energi panas didalam ruangan.

Kini beragam lokasi ruangan bawah tanah tersebut dijadikan tempat wisata. Ketika ditahun 1963, masyarakat banyak yang menemukan ruangan bawah tanah diatas bangunan rumahnya dan ditemukan terowongan yang semakin dalam menuju ruang-ruang misterius. Dan kawasan ini dijaga sebagai museum hidup. Hanya satu atau dua keluarga kristen yang masih menempati ruang-ruang digua bawah tanah tersebut.

Diluar gua, banyak penduduk lokal yang menjajakan boneka buatan tangan seharga 5 Lira Turki dan cocok untuk dijadikan oleh-oleh ketanah air.

turki day 6 117 turki day 6 120 turki day 6 124 turki day 6 129 turki day 6 130 turki day 6 138 turki day 6 142 turki day 6 143 turki day 6 147 turki day 6 149 turki day 6 150

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s