Senja Di Hoan Kim Lake, Hanoi

Musim dingin melanda Hanoi dipertengahan bulan Januari 2014, dengan cuaca 10 – 22 derajat Celcius memaksa para penduduknya untuk mengenakan baju hangat. Kami tinggal dikawasan Old Quarter, semua kawasan hunian dan bisnis lama yang dibangun semasa penjajahan Perancis diakhir abad ke 20. Bangunan di Old Quarter Hanoi rata-rata berlantai 2 atau tiga dengan bentuk bangunan yang sempit tetapi memanjang kebelakang. Rata-rata nama jalan dinamakan sesuai dengan komoditas dagangan yang dulu dijual.

Image

Kini kawasan tersebut menjadi kawasan yang prestisius dan cukup mahal, mengingat lokasinya yg strategis dan banyak hotel dibangun disini untuk menampung turis asing yg sudah mencapai 8 juta kunjungan pertahun. Dari old quarter, kami hanya berjalan sekitar 10 menit menyusuri jalan-jalan kecil yang ramai. Ada banyak pedagang makanan disepanjang jalan tetapi kami kurang yakin akan faktor kebersihannya serta halal atau tidaknya, mengingat makanan mereka menggunakan minyak babi atau bahkan memakai daging babi.

Tidak lama kemudian kami tiba dimuka danau Hoan Kim yang cukup lebar, mungkin hampir sama seperti ukuran danau sunter utara. Bedanya, danau ini dirawat dan dijadikan tempat wisata yang menarik jutaan wisatawan lokal dan asing bahkan penduduk lokal untuk sekedar datang dan menikmati pemandangan hijau ditengah kota yang padat penduduknya.

Image

Ada sebuah kelenteng tua bernama Ngoc Son Temple yang dibangun oleh raja Vietnam dimasa itu. Budaya vietnam sangat dipengaruhi sekali oleh budaya Cina, sehingga bentuk bangunan dan tradisinya bahkan sama dgn didataran Cina.

Untuk memasuki kuil Ngoc Son ini pengunjung akan melewati jembatan lengkung ala Cina dan harus membayar uang masuk sebesar 50.000 Dong atau sekitar Rp 25.000. Sejenak kami berfoto-foto dijembatan lengkung dan kemudian memasuki pelataran kuil. Tampak jelas bahwa budaya Cina sangat mempengaruhi sehingga kami terasa bukan berada di Hanoi tetapi disuatu tempat didataran Cina.

Ngoc Son mempunyai arti Temple of Jade, dibangun pada tahun 1865 dan digunakan sebagai tempat ibadah umat Tao. Yang membuatnya menarik,  ada sebuah kura-kura raksasa yang mempunyai panjang 2,1 meter dan lebar 1,2 meter dengan berat 250 kg. Diperkirakan umur kura-kura yang sudah diawetkan ini 500 tahun dan ditemukan mati pada tahun 1968.

Image

Konon danau Hoan Kim ini dihuni oleh kura-kura raksasa yang megambil pedang raja diabad 15 Masehi. Dan dipercaya apabila kura-kura tersebut mati, maka akan ada malapetaka yang akan menimpa vietnam, percaya atau tidak sudah terjadi pecah perang saudara divietnam yang memakan jutaan korban penduduk sipil dan asing.

Kini kura-kura raksasa masih mendiami danau tersebut dan sering muncul dikala waktu. Bahkan disebrang kuil ada sebuah pulau kecil dan konon disanalah pedang raja le Loi ditancapkan dan selalu dijaga oleh kura-kura tersebut. Selesai menikmati kuil, kami berkeliling danau sambil menunggu senja yang sesaat lagi akan tiba.

Image

Pedestrian lebar dan terawat dibuat disepanjang danau ini, dan ketika malam tiba, puluhan muda-mudi asyik bercengkerama dibangku-bangku taman disepanjang danau dengan luas sekitar 1,5km persegi ini. Disepanjang danau juga dihiasi lampu-lampu taman yang cantik dan berwarna-warni, bahkan membuat saya iri. Kenapa danau diJakarta tidak dibuat seperti ini ya…..

Image

Pedagang asongan juga tidak menggangu kami pejalan kaki, mereka berjualan es krim hingga jagung bakar, ada beberapa muda-mudi sedang asik berskate board, ada pengunjung manula yang sedang menikmati open karaoke dipinggir danau. Semuanya begitu indah untuk dinikmati. Rakyat butuh hiburan gratis dan nyaman, hoan kim lake sudah memberikan yang terbaik.

Image

Malam hari kami menikmati secangkir kopi di bunderan HI-nya Hanoi, sebuah bangunan cafe dan restauran setinggai 5 lantai. Dilantai kelima, kita bisa menikmati kota Hanoi dimalam hari tepat disisi selatan danau Hoan Kim yang cantik. Kopi Vietnam dengan udara dingin, pasangan yang ideal. Good Night, Hanoi…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s