Diam

Dalam diam saya merenung

Dalam diam saya berkata lantang

Dalam diam saya berkubang rasa

Dalam diam saya melihat kehidupan

Diam

Saya hanya terdiam

Melihat sekitar yang penuh ketidakadilan

Dan terpasung

 

Dalam diam saya merenung

Untuk apa saya bernafas

Untuk apa saya bekerja

Kaki menjadi kepala, kepala menjadi kaki

 

Diam 

Saya hanya terdiam

Berkubang rasa yang tidak menentu

Hingga nafas ini terhambat

 

Dalam diam saya berkata lantang

Bahwa semua tidak benar

Jangan pernah menuduh ribuan kata palsu

Karena lidah tidak bertulang

Diam

Dalam diam saya melawan

Dalam diam saya menjadi keras

Sekeras batu karang

Diam

Dan saya akan diam seribu bahasa

Hingga perlawanan saya menjadi sebuah wujud

Dan kebenaran akan berkata

Tanpa sak wasangka

Tanpa kemunafikan

Tanpa kebohongan

Tanpa airmata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s