Taman Vertikal, Solusi cerdas untuk Jakarta

Setiap pagi melewati halte Harmoni, ada sebuah gedung tua 3 lantai yang menarik perhatian saya. Bangunan tersebuk unik bukan karena arsitekturnya tetapi karena tanaman yang menghiasi seluruh dinding luar gedung tersebut. Gedung 3 lantai tersebut dihiasi oleh tanaman rambat yang hijau dan asri dan menyedapkan mata diantara belantara beton kawasan harmoni.

Setelah saya telusuri ternyata gedung tersebut memang menjadi semacam showroom vertical garden yang ingin memamerkan bahwa setiap gedung di Jakarta bisa sangat ramah lingkungan dengan cara menanami setiap dindingnya dengan tanaman. Bukan hanya asri tetapi juga mengurangi polusi udara disekitarnya.

Kawasan harmoni dilewati ribuan bahkan jutaan kendaraan bermotor setiap minggu bahkan bisa dikatakan kawasan padat polusi. Berada di perempatan yang sangat vital, kawasan harmoni yang dijaman Belanda merupakan kawasan elite untuk perkantoran serta tetirah para penjajah belanda.

Apa sikh vertical garden? Suatu konsep lanskap untuk penghijauan dengan menanami sebuah bidang tanpa tanah. Mengapa tanpa tanah? Sebenarnya penanaman pohon tersebut menggunakan media pupuk yang hampir mirip dengan hidroponik dan bentuknya yang vertical mengikuti kontur dinding, maka tanaman ditanam dalam sebuah pot kecil berisi pupuk yang ditata sedemikian rupa sehingga tanaman tersebut bisa tumbuh.

Fungsi dari vertical garden sangat beragam yaitu:

  • Penghijauan : kawasan perkotaan seperti Jakarta, harga tanah semakin melambung dan sangat mahal. Dan hampir setiap tanah kosong pasti dijadikan mall atau apartemen. Taman di Jakarta dinomor sekian sebagai prioritas untuk penghijauan, maka dengan adanya taman vertikal ini sangat membantu sekali untuk menyegarkan belantara beton Jakarta. Bayangkan apabila gedung parkir di seluruh Jakarta ini dihiasi taman vertikal. Emisi gas buang dari mobil akan dieliminir oleh tanaman yang ada disekitar gedung tersebut. Bahkan para penduduk Jakarta bisa menikmati hijaunya tanaman yang menggelantung disepanjang taman vertikal tersebut.
  • Mengurangi Polusi Udara : udara kotor yang tidak terserap oleh sekitarnya akan diserap oleh tanaman yang ada di taman vertikal tersebut. Sebaliknya tanaman akan mengeluarkan udara bersih yang tentu saja akan sangat menguntungkan bagi manusia yang tinggal disekitarnya.
  • Wisata : kenapa tidak? Gedung-gedung dengan taman vertikal akan menjadi hiburan tersendiri dan tentu saja Jakarta akan bangga dengan kehadiran taman vertikal yang sedap dipandang. Beragam tanaman yang menarik tentu mengundang decak kagum para wisatawan domestik atau asing.

Dan tentu saja membuat taman vertikal ada tantangan tersendiri, yaitu dengan menyirami tamanan setiap 3-5 hari sekali serta bisa diterapkan dengan ketinggian gedung antara 3 – 6 lantai. Taman vertikal tidak bisa digunakan untuk gedung pencakar langit yang sangat tinggi. Tapi bisa sangat cocok digunakan untuk ruko alias rumah toko, bayangkan kalau selama ini para pengembang selalu membanggakan karya ruko yang ala Eropa atau Go Green tapi nyatanya mereka hanya untuk kepentingan bisnis saja.

Mengapa tidak membuat konsep ruko yang ramah lingkungan dengan Taman Vertikal? Sebuah konsep baru yang patut mendapat perhatian dimasa yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s